Mutukawi.id -  Tanah yang subur bukan hanya tanah yang gembur dan berwarna gelap. Di dalam tanah yang sehat, ada banyak kehidupan kecil yang bekerja tanpa henti. Ada akar tanaman, cacing, jamur, bakteri, dan sisa-sisa makhluk hidup yang perlahan terurai. Salah satu kunci penting dari tanah yang sehat adalah bahan organik.

Bahan organik adalah bahan yang berasal dari sisa makhluk hidup. Contohnya daun kering, ranting, jerami, akar tanaman, rumput, kompos, dan pupuk kandang. Setelah masuk ke tanah, bahan-bahan ini akan diuraikan oleh cacing, jamur, bakteri, dan organisme tanah lainnya.

Bahan organik sering disebut black gold atau emas hitam. Disebut demikian karena nilainya sangat besar bagi tanah. Ia membuat tanah lebih hidup, lebih gembur, lebih mampu menyimpan air, dan lebih baik dalam menyediakan makanan bagi tanaman.

Di dalam tanah, bahan organik bekerja seperti spons. Ia membantu menahan air agar tidak cepat hilang. Saat musim kering, tanah yang kaya bahan organik biasanya lebih tahan kering. Akar tanaman juga lebih mudah tumbuh karena tanah tidak keras dan memiliki cukup ruang udara.

Bahan organik juga menjadi makanan bagi makhluk hidup di dalam tanah. Ketika cacing, jamur, dan bakteri aktif, tanah menjadi lebih sehat. Mereka membantu menguraikan sisa tanaman menjadi humus dan melepaskan unsur hara sedikit demi sedikit. Unsur hara inilah yang kemudian digunakan tanaman untuk tumbuh.

Tanah yang kaya bahan organik biasanya lebih subur. Tanaman dapat tumbuh lebih kuat karena akarnya mudah berkembang, air lebih tersedia, dan unsur hara tidak cepat hilang terbawa air hujan. Sebaliknya, tanah yang miskin bahan organik mudah menjadi keras, kering, dan kurang produktif.

Sayangnya, bahan organik bisa berkurang jika tanah terus digunakan tanpa dikembalikan bahan alaminya. Membakar jerami, membuang sisa tanaman, dan jarang menambahkan kompos dapat membuat tanah kehilangan “makanannya”.

Menjaga bahan organik sebenarnya sederhana. Jangan membakar sisa tanaman. Daun kering, jerami, rumput, kompos, dan pupuk kandang bisa dikembalikan ke tanah. Semakin banyak bahan alami yang kembali ke tanah, semakin sehat tanah tersebut.

Black gold bukan emas yang berkilau, tetapi emas yang bekerja diam-diam di dalam tanah. Dari daun kering, kompos, jerami, dan pupuk kandang, lahirlah tanah yang subur. Merawat bahan organik berarti merawat tanah, tanaman, pangan, dan masa depan.

 

Penulis: Ibu Lilia Fauziah (Wali Murid dari Kinara Putri Budiarto (6C) & Kharina Azzahra Putri Budiarto (2C)