Mutukawi.id - SD Muhammadiyah 1 Kota Malang menyelenggarakan kegiatan Pemetaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026–2027 pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan suasana tertib, hangat, dan penuh semangat dari para calon peserta didik maupun orang tua yang hadir mendampingi.

Sejak pukul 07.00 WIB, para calon murid mulai berdatangan sesuai jadwal telah ditentukan oleh panitia. Bapak ibu guru menyambut kedatangan peserta dengan ramah dan mengarahkan mereka menuju ruang pemetaan masing-masing. Pemetaan ini merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan awal sebelum memasuki tahun ajaran baru, sekaligus menjadi langkah strategis sekolah dalam memahami karakteristik dan kebutuhan belajar setiap anak.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Malang, ustadzah Rizka Silvia, S.Pd.I., M.Pd menegaskan bahwa kegiatan pemetaan bukanlah tes seleksi ataupun penentu kelulusan.

“Kegiatan ini murni untuk memetakan potensi dan perkembangan awal anak, sehingga guru dapat merancang proses pembelajaran yang sesuai. Setiap anak memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing, dan tugas sekolah adalah mengembangkannya secara optimal,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, para calon murid mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang secara edukatif dan menyenangkan. Materi pemetaan meliputi kemampuan literasi dasar seperti pengenalan huruf dan membaca sederhana, kemampuan numerasi dasar, serta koordinasi motorik halus. Bukan hanya siswa reguler, siswa inklusi juga turut serta dalam pemetaan ini. 

Ketua panitia SPMB  SD Mutu Kawi, ustadzah Sri Murtini, S.E., S.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan telah dipersiapkan secara matang sejak beberapa minggu sebelumnya.

“Kami membagi peserta ke dalam kelompok-kelompok agar pelaksanaan berjalan efektif dan kondusif. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.

Suasana keceriaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap instruksi guru yang dengan sabar memberikan arahan dan motivasi. Guru-guru melakukan pendekatan yang komunikatif dan humanis agar anak-anak merasa nyaman dan percaya diri.

Melalui kegiatan pemetaan ini, sekolah memperoleh gambaran awal mengenai profil belajar calon murid. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar dalam pembagian kelas, penyusunan strategi pembelajaran diferensiatif, serta pendampingan khusus bagi anak yang membutuhkan perhatian tambahan.

Dengan terselenggaranya Pemetaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026–2027 pada 14 Februari 2026 ini, SD Muhammadiyah 1 Kota Malang kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh—baik dalam aspek akademik, karakter, maupun spiritual.

Sekolah berharap sinergi yang baik antara guru dan orang tua dapat terus terjalin demi menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis: Abdulloh Hamid Sulaiman, S.Kom