Perkuat Jejaring Internasional, Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Malang dan FOSKAM Gelar Edu Trip 3 Negara
WARTAMUTUKAWI — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang bersama Forum Komunikasi Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah (FOSKAM) Kota Malang sukses menggelar program Edu Trip 3 Negara (Malaysia, Thailand, dan Singapura) pada 20–25 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan mitra biro perjalanan Education Inspirator Tour.
Rombongan edukasi bertolak dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Malaysia pada Kamis (20/8/2026). Mengawali rangkaian agenda di Melaka, rombongan melakukan peninjauan dan studi banding di Sekolah Menengah Kebangsaan Selandar Melaka serta Universitas Computer Science & Engineering Malaysia (UNIMY) di Petaling Jaya.
Selain itu, delegasi FOSKAM Kota Malang juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia untuk mempererat wawasan tata kelola pendidikan berbasis al-Islam dan Kemuhammadiyahan di luar negeri.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Malang, sebagai salah satu delegasi menyampaikan, benchmarking ke luar negeri ini bertujuan untuk membuka wawasan global pengelola lembaga pendidikan Muhammadiyah. "Kami ingin menjadikan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Malang tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga siap berkolaborasi dan bersaing secara internasional," ujarnya.
Perjalanan berlanjut ke Thailand pada Sabtu (22/8/2026). Delegasi berkunjung dan beraktivitas di Singhanakhon Wittayanusorn Islamic School, Hatyai, guna mempelajari model pengelolaan pendidikan Islam berbasis komunitas multikultural. Rombongan juga berkesempatan mengamati potensi budaya serta kearifan lokal kawasan Hatyai dan Songkhla.
Agenda internasional ini ditutup dengan kunjungan strategis ke Sekolah Indonesia Singapura (SIS.SILN) pada Senin (24/8/2026). Di Singapura, para peserta mendalami sistem Kurikulum Merdeka yang diterapkan bagi anak-anak Indonesia di luar negeri, sekaligus mempelajari manajemen museum pendidikan di Singapore Heritage Center.
Setelah menuntaskan seluruh rangkaian kunjungan benchmarking dan city tour di berbagai tempat bersejarah serta pusat pemerintahan seperti Putrajaya dan Kuala Lumpur, rombongan kembali tiba di Indonesia pada Selasa malam (25/8/2026).
Melalui program Edu Trip ini, Rizka Silvia berharap dapat membawa pulang inspirasi, skema kolaborasi baru, serta standar pengelolaan sekolah unggulan yang modern dan berwawasan global bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah, khususnya di SD Muhammadiyah 1 di Kota Malang.